Belajar bahasa Inggris di Pritchard
English Academy memiliki keunggulan-keunggulan yang bisa mengoptimalkan siswa
dalam mempelajari bahasa asing. Sebagian memang dimiliki pula oleh lembaga
kursus lain, namun sebagiannya merupakan servis yang dibuat oleh manajemen Pritchard. Karena
bahasa adalah ilmu praktek, maka kurikulum yang disusun pun mendekati kehidupan
sehari-hari peserta.
Apa saja yang bisa dipelajari di lembaga
yang berlokasi di Bali tersebut?
Snapshot
Merupakan cara belajar dengan memilih
topik tertentu yang menarik bagi peserta. Dalam setiap disksusi akan muncul
kosa kata-kosa kata baru yang berkaitan dengan tema yang dibahas. Siswa akan
belajar secara langsung ketika akan mengutarakan pendapatnya.
Speaking
Ini adalah cara umum dalam mempelajari
bahasa Inggris dengan menggunakan teknologi audio dan audiovisual. Peserta harus menceritakan kembali isi dan substansi
dari pembicaraan yang mereka lihat dan dengar sebelumnya. Cara ini cukup
efektif untuk membuat kemampuan menangkap pembicaraan orang asing dan
meresponnya terbangun.
Language Focus
Peserta akan diajari tentang bagaimana
membuat percakapan berdasarkan tata bahasa atau grammar baru yang dipelajari. Di sini siswa akan lebih fokus pada
penggunaan tata kalimat yang baik dan benar, termasuk juga diberikan
latihan-latihan untuk mengasah peserta dalam memahami tata bahasa tersebut.
Pronunciation
Ini merupakan salah satu keunggulan
Pritchard dalam metode pengajaran. Siswa akan belajar tentang bagaimana
mengucapkan kata dan kalimat berdasarkan tekanannya, ritmenya, intonasinya,
sehingga mirip dengan penutur asli. Tidak itu saja, bahkan ketika berbicara
dengan orang asing yang bahasa Inggrisnya “kumur-kumur” seperti Australia pun
akan bisa dipahami.
Sebagai bahasa internasional, bahasa
Inggris memiliki aksen yang berbeda-beda antar negara. Inggris Amerika dengan
Inggris dari British memiliki cara pengucapan yang berbeda. Demikian juga
dengan Kanada, Australia atau Belanda.
Kalau Inggris Asia seperti yang diucapkan oleh orang Jepang, rata-rata
tidak terlalu sulit untuk dimengerti oleh orang Indonesia. Apalagi Singlish alias Singapore-English yang
bercampur dengan logat Melayu.
Dalam mempelajari bahasa Inggris, kita
juga harus mempelajari aksen-aksen dari berbagai varian bahasa tersebut. Sebab
bisa jadi kita akan bertemu dengan orang asing yang datang dari berbagai negara
yang memiliki aksen berbeda-beda.

Komentar
Posting Komentar