Pentingnya Belajar Pronunciation

Melatih pengucapan (pronunciation) adalah bagian penting dari belajar bahasa Inggris. Sebagaimana kita ketahui, bahasa Inggris memiliki penekanan yang berbeda-beda dalam setiap kata. Mirip pula dengan bahasa Indonesia. Misalnya, kata “mental” dalam istilah “revolusi mental” berbeda pengucapannya dengan kata “mental” dalam kata “bola mental”. Atau kata “cepat” dalam logat Melayu berbeda dengan kata “cepat” dalam logat Batak. Dan ini terkadang bisa menimbulkan salah persepsi saat berkomunikasi.

Apa saja yang dipelajari di Pritchard English Academy berkaitan dengan pronunciation tersebut? Di antaranya adalah sentence stress, rhythm, intonation, reduction, blending, dan sebagainya.  Tujuannya agar peserta mampu mendeteksi, memahami dan memberikan  respon terhadap kalimat atau percakapan dari penutur asli. Banyak tempat kursus yang tidak terlalu mengedepankan pronunciation sehingga saat berbicara dengan native speaker para siswa tidak terlalu paham apa yang diucapkan meskipun mereka bisa memberikan respon jika mengerti apa yang dimaksud lawan bicaranya. Padahal, ibarat tubuh manusia, pronunciation bisa diibaratkan seperti lambung yang apabila tidak berfungsi maka makanan yang masuk tidak bisa dicerna.

Keuntungan peserta apabila mereka menguasai pronunciation antara lain adalah bahasa Inggris mereka jauh lebih berkualitas ketimbang yang tidak menguasai. Bahkan bisa dianggap “orang bule” kalau orang lain mendengar cara berbicaranya tanpa melihat langsung orangnya. Selain itu pula, pronunciation membantu penutur asli memahami apa yang diucapkan oleh mereka. Bukankah kita kagum sama Sasha Stevenson, perempuan asli Amerika yang videonya di Youtube ditonton jutaan orang yang bisa berbahasa Indonesia dengan lancar dan bahkan menggunakan aksen lokal yang sangat fasih? Tidak ada yang menyangka kalau Sasha adalah orang Barat.

Oleh karena itu, selain mempelajari tata kalimat (grammar), kosa kata (vocabulary), jangan lupa untuk mempelajari bagaimana cara mengucapkannya (pronunciation). Latihlah dengan sering-sering menonton film luar. Ulangi cara mereka mengucapkan kata-kata tertentu. Jika Anda ingin mempelajari aksen British, sering nonton film produksi negeri Ratu Elizabeth itu. Kalau ingin menguasai aksen Amerika, tentu cukup banyak film-film yang bisa ditonton, bukan?


Selamat belajar!

Komentar