Cara Memahami Film Barat Tanpa Teks

Menonton film mungkin sudah menjadi hobi bagi sebagian orang, apalagi film-film produksi Hollywood yang memang punya special effect dan teknologi CGI yang halus sehingga imajinasi kita benar-benar liar saat menontonnya. Hampir semua produksi Hollywood yang bertema superhero menjadi box office seperti The Avengers, Captain America, X-Men dan sebagainya. Tidak heran kalau bioskop selalu penuh dengan para movie freakers ini.

Sayangnya, terkadang kenikmatan kita dalam menonton harus “terganggu” dengan ketidakmampuan memahami dialog yang terjadi di layar tersebut. Otomatis mata harus melihat teks sambil menatap gambar. Padahal alangkah nikmatnya kalau kita tidak perlu membaca subtitle dan konsentrasi hanya di adegan-adegannya saja. Secara guyon, menonton film Indonesia jauh lebih menyenangkan karena tidak perlu ada teks.

Bagaimana cara memahani sebuah dialog di film tanpa harus membaca teks? Secara prinsip, practice makes perfect. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa. Anda harus sering menonton film, lalu abaikan teksnya. Tentu saja akan muncul kesalahan-kesalahan dalam memahami dialog tapi itu wajar saja. Yang penting Anda pasang telinga dan mencoba mendeteksi satu dua kata yang muncul dalam dialog tersebut dan cobalah menerjemahkannya dalam persepsi Anda. Contohnya ketika salah satu adegan film Captain America: Civil War saat pasukan Iron Man berhadapan dengan pasukan Captain America, ada kata “they keep running” dari Spiderman. Ini bisa diartikan bahwa pertarungan antara dua pasukan itu tetap terjadi tanpa harus memahami secara keseluruhan

Cara untuk memahami dialog mulailah dengan dialog-dialog yang tidak terlalu cepat, lalu coba cari tiga kata yang Anda mengerti. Setelah mahir, baru mulai pada dialog cepat. Ini tantangannya yang agak susah. Namun seiring dengan banyaknya latihan, Anda akan terbiasa dengan dialog native speaker yang cepat.

Kalau masih sulit memahami, bisa berlatih dengan menggunakan fasilitas subtitle, namun pilih yang berbahasa Inggris, jangan bahasa Indonesia. Minimal Anda belajar kalimat-kalimat baru saat mengutarakan kalimat. Karena bahasa Indonesia apabila di-Inggris-kan bisa berbeda secara grammar, dan lebih cocok menggunakan kalimat kasual.


Selamat menonton!

Komentar